PACITAN – Para pekerja pabrik rokok di Kabupaten Pacitan mendapatkan pembekalan mengenai kewirausahaan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan wawasan dan kapasitas sumber daya manusia di sektor industri hasil tembakau.
Pembekalan digelar di PT Putera Pacitan Indonesia Sejahtera (PPIS), Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Sidoharjo, Pacitan, Rabu (16/9/2026). Kegiatan diselenggarakan Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindustrian Kabupaten Pacitan dengan dukungan program yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Agung Indra Irawan dari Komunitas TDA Pacitan dipercaya menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan berbagai materi mengenai kewirausahaan sekaligus memberikan motivasi kepada para pekerja agar mampu mengembangkan pola pikir yang lebih kreatif dalam melihat peluang.
Menurut Agung, kemampuan berwirausaha pada dasarnya tidak hanya dibutuhkan oleh seseorang yang sudah memiliki usaha. Pola pikir kewirausahaan juga penting dimiliki oleh setiap orang agar mampu melihat potensi dan kesempatan yang ada di lingkungan sekitar.
Ia menekankan bahwa memulai usaha tidak harus selalu dengan skala besar. Sebuah usaha dapat dimulai secara bertahap dengan memanfaatkan kemampuan, pengalaman, maupun potensi yang dimiliki.
“Kewirausahaan bukan hanya tentang bagaimana seseorang memulai sebuah usaha, tetapi juga bagaimana membangun pola pikir untuk melihat peluang, berani mencoba, dan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki,” kata Agung.
Dalam kesempatan tersebut, peserta juga didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Menurut Agung, perkembangan zaman membuat seseorang perlu terus belajar dan mengembangkan keterampilan agar mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan.
Wawasan mengenai kewirausahaan diharapkan dapat membuka perspektif baru bagi pekerja. Tidak hanya terkait dengan peluang membangun usaha, tetapi juga bagaimana mengelola potensi dan kemampuan yang sudah dimiliki agar dapat memberikan manfaat secara ekonomi.
Bagi pekerja sektor industri hasil tembakau, tambahan pengetahuan tersebut dapat menjadi bekal untuk mengembangkan kemampuan di luar pekerjaan utama. Terlebih, keterampilan yang dimiliki dapat dikembangkan secara bertahap sesuai dengan peluang dan kebutuhan di lingkungan masing-masing.
Kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia ini juga menjadi bagian dari implementasi DBHCHT di Kabupaten Pacitan. Dana tersebut memberikan dukungan terhadap berbagai program yang berkaitan dengan sektor hasil tembakau, termasuk kegiatan peningkatan keterampilan dan pemberdayaan.
Pemanfaatan DBHCHT diharapkan tidak hanya berhenti pada pemberian manfaat secara langsung, tetapi juga mampu memberikan dampak jangka panjang melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dengan adanya pembekalan kewirausahaan, para pekerja diharapkan semakin memiliki wawasan mengenai peluang ekonomi. Pengetahuan tersebut dapat menjadi salah satu bekal dalam meningkatkan kemandirian dan mendukung kesejahteraan keluarga.
Program peningkatan kapasitas seperti ini sekaligus menunjukkan bahwa pemanfaatan DBHCHT dapat diarahkan untuk memberikan manfaat bagi pekerja sektor industri hasil tembakau melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan pemberdayaan masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.

