Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus berkomitmen memberikan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan, salah satunya melalui kegiatan pembinaan rohani bagi umat Kristen dan Katolik. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun yang diwakili oleh Pendeta Slamet Riyadi di Gereja Oikumene Lapas Pemuda Madiun, Selasa (27/10).
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh Warga Binaan beragama Kristen dan Katolik sebagai bagian dari upaya memperkuat keimanan serta memberikan ketenangan batin selama menjalani masa pembinaan.
Dalam kesempatan tersebut, Pendeta Slamet Riyadi menyampaikan pentingnya menjaga hubungan dengan Tuhan, memperkuat iman, serta menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri dan membangun kehidupan yang lebih baik.
“Melalui pembinaan rohani ini, kami berharap Warga Binaan dapat semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, menemukan ketenangan batin, serta memiliki semangat untuk terus memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa pembinaan rohani merupakan bagian penting dalam membentuk karakter dan kepribadian Warga Binaan. Lapas berkomitmen untuk memberikan kesempatan kepada seluruh Warga Binaan dalam menjalankan ibadah serta memperoleh pembinaan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
“Pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan menjadi salah satu upaya kami dalam membentuk pribadi Warga Binaan yang lebih baik. Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat keimanan, menumbuhkan kesadaran diri, serta menjadi bekal positif bagi mereka dalam menjalani kehidupan setelah bebas nanti,” tegas Rudi.
Salah satu Warga Binaan berinisial T menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan pembinaan rohani tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan ketenangan serta kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan.
“Saya merasa bersyukur bisa mengikuti kegiatan ini. Selain mendapatkan penguatan iman, kegiatan ini juga memberikan ketenangan dan semangat bagi kami untuk terus memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan,” tuturnya.
Melalui kegiatan pembinaan rohani yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Lapas Pemuda Madiun berharap Warga Binaan dapat semakin memperkuat keimanan, membangun karakter positif, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik. (Humas Lapas Pemuda Madiun)
